Gowes ke Gunung Bunder, Pasir Reungit Jalur Pendakian Kawah Ratu

Alhamdulillah, pada minggu 16 Juli 2017 saya berkesempatan untuk gowes bersama salah satu sobat gowes saya ke Gunung Bunder, Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Waktu itu kami gowes lewat ciherang kemudian blusukan ke suatu tempat yang tidak kami kenal, yang pasti blusukan ke kebun penduduk sampai mabal ke kebun bambu yang buntu jalannya, kemudian kami keluar di sekitaran jalur ampera, lalu dari sekitaran jalur ampera tersebut kami lanjut gowes menuju Gunung bunder, melewati curug luhur, lalu sampai ke pamijahan, cibatok, dan hingga akhirnya tiba di Gunung Bunder. Jalurnya naik-turun melehoy wkwkwk.

gowes gunung bunder

taman nasional halimun salak gunung bunder kawah ratu

Sebelumnya juga saya pernah ke Gunung bunder untuk melakukan pendakian ke Kawah Ratu, tapi mengendarai sepeda motor (read : Kawah Ratu, Pendakian Jalur Pasir Reungit Gunung Bunder Bogor

Kami gowes sampai ke pintu pendakian Kawah Ratu yaitu Jalur Pasir Reungit – Puncak Salak 1.

kawah ratu bogor

gowes gunung bunder
Sobat goweser sedang bergaya 😀

Saat kami tiba dikawasan pintu pendakian suasana perkemahan sedang sangat ramai, kelihatannya sedang ada kegiatan sekolah.

Kondisi di kawasan gunung bunder ini cukup nyaman, dipenuhi oleh pohon pinus.

gowes ke kawah ratu

gowes gunung bunder kawah ratu

pohon pinus di gunung bunder kawah ratu halimun salak

Namun entah kenapa saya rasa kawasan gunung bunder ini tidak sesejuk seperti saat pertama kali saya kesini. Dan yang pasti, satu hal yang tidak pernah berubah dan justru semakin menjadi-jadi yaitu seperti biasa… banyak yang pacaran wkwkwk.

Untuk jalurnya sendiri yaitu mulai dari pintu masuk hingga ke pintu pendakian pasir reungit bisa dibilang 60% aspal rusak, 40% batu makadam tingkat sedang,. Yang pasti masih gowesable hehe.

O ya, tambahan saja, tidak perlu khawatir disana bakal kekurangan konsumsi karena banyak yang jualan, asalkan ada duit hehe.

Nah, sekian saja. Terimakasih, salam gowes.

Akhirnya kebeli juga sepatu Cleat MTB, Murmer !!!

Alhamdulillah, tidak terasa ternyata sudah lama saya tidak posting di blog ini, maklum lagi kendor buat nulis hehe. Kali ini saya ingin sedikit nulis saja.

Akhirnya setelah sekian lama saya ingin memiliki sepatu cleat mtb, alhamdulillah ternyata kebeli juga hehe, sepatunya memang bukan merk tersohor, tapi ya… lumayanlah untuk seorang pemula seperti saya, dan yang pasti murah meriah hehe.

Katanya dengan menggunakan sepatu cleat atau clipless ini kayuhan pedal akan lebih efisien, tenaga yang dikeluarkan pada saat mengayuh pedal lebih tersalurkan dengan baik atau tidak terbuang percuma… begitulah kira”, googling atau tanya” saja ke yang lebih ahli untuk lebih jelasnya hehe.

O iya, lupa.. sepatu yang saya beli merk nya adalah SSR bicycle shoes #bukanPromosi, saya beli di toko online Bukalapak #IniJugabukanPromosi dengan harga yang bisa dibilang murah meriah dibandingkan dengan harga sepatu cleat mtb lainnya, yaitu Rp. 375rban . Mungkin harga bisa berubah sewaktu-waktu, silahkan search saja di toko BL sepatu tersebut.

Berikut penampakan sepatu cleat mtb nya, sepatu yang saya gunakan ukuran 42.

sepatu cleat mtb murah ssr

sepatu cleat mtb murah ssr

Sedangkan untuk peforma sepatu nya saya belum bisa tuliskan, karena saat saya posting artikel ini sepatunya baru saja tiba dari kurir, anggaplah baru unboxing gitu, jadi belum saya coba pakai untuk gowes hehe . Insha Allah mudah-mudahan bisa saya update kembali melalui postingan ini mengenai peforma/kualitas sepatu cleat mtb ssr tersebut jika sudah saya coba.

Nah, sekian saja. Wassalam.

Gowes Ke Suaka Elang, Nyasar Ke Trek Downhill Gravity Park Cihideung Bogor

Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan oleh Yang Maha Kuasa untuk bisa bersepeda. Pada Minggu, 30 April 2017 saya beserta teman-teman goweser ceritanya ingin mengayuh pedal ke Suaka Elang Loji Bogor. Rencana tikum adalah di Kebun Raya Residence (KRR) Bogor pukul 06:00 WIB, namun saya datang sekitar pukul 07:30 karena kabel inner shifter saya putus jadi saya harus mencari kabel shifter dulu dan sesampainya di titik kumpul saya dibantu oleh Kang Armen (mekanik sepeda) dan teman-teman goweser lainnya untuk mengganti kabel shifter, maafkan saya teman” jadi terlambat hehe.

Rencana perjalanan kami adalah melalui jalur cihideung, namun selama perjalanan berlangsung ternyata malah blusukan melalui jalur Tajur Halang dan akhirnya nyasar wkwkwk. Berikut adalah sekilas jalur Tajur Halang, entah ini namanya kampung apa lengkapnya hehe

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

Dan berikut ini adalah para pencari jalan yang kehilangan arah wkwkwk

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

Tetapi dibalik nyasar ini ada hikmahnya, kami jadi bisa bersilaturahmi ke jalur Downhill Gravity Park Cihideung Bogor.

Entah kenapa walaupun digunung, tapi cuacanya panas sekali didaerah ini hehe. Perjalanan ke Gravity Park Cihideung melalui Jalur Tajur Halang ini cukup menyenangkan, banyak tanjakan-tanjakan kalem… ya maksudnya dikalemin aja, yang namanya tanjakan tetap aja tanjakan, gak akan berubah jadi turunan hehe, kecuali kalau dibalik.

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

Sesampainya di trek Downhill Gravity Park Cihideung, kami beristirahat dan mengisi perut di warung setempat yang punya kawasan.

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

Sayang nasi sudah habis jadi cuma makan mie rebus saja, ya… tidak apalah yang penting perut tidak keroncongan.

Di gravity bike park cihideung ini kami mencoba sedikit treknya, ternyata asik juga bersepeda di jalur downhill namun sayang sepeda nya kurang mendukung. Saya sendiri yang mencoba trek downhill ini sempat terjatuh dan jari-jari/spoke sepeda saya patah 3, ban depan belakang oleng tidak karuan, celana yang saya gunakan sobek dibagian lutut dan ternyata sesampainya dirumah saya lihat lutut kanan saya pun sobek hehe #Perih . Walaupun sempat terjatuh, tapi tetap rasanya nikmat dan mau lagi hehe.

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

tajur halang, cihideung, suaka elang, gravity park downhill

Setelah puas beristirahat dan mencoba trek downhill, kami pun akhirnya putuskan untuk pulang, tadinya saya dan beberapa teman goweser ingin melanjutkan ke Suaka Elang sesuai tujuan awal, namun karena sepeda saya sangat mengkhawatirkan, jadi kami pun pulang, sekali lagi maaf sobat hehehe

O iya, saat di Gravity Park Cihideung ini ada rombongan pesepeda downhill dari Samarinda, luar biasa dari Samarinda ke Bogor #KalianLuarBiasa

Berikut dokumentasi selama perjalanan, siapa tau ada yang mau lihat-lihat hehe

Mencoba trek XC Amiril’s Hill Bike Tapos dan Lanjut Gowes ke Puncak Bogor

amril's hill bike tapos, puncak bogor
Alhamdulillah, pada Minggu 23 April 2017 saya berkesempatan untuk mencoba seperti apa trek sepeda XC di Amiril’s Hill Bike Tapos Bogor. Sebenarnya ini adalah acara dari Rodalink dan kebetulan group sepeda yang saya ikuti dapat undangan, jadi saya ikut saja sambil tambah-tambah pengalaman.

Saya menuju Amiril’s Hill sekitar pukul 07:30 WIB bersama dengan sobat koskas. Jika dari arah tugu kujang tinggal lurus saja sampai ke ciawi, lalu ambil jalur menuju puncak kemudian ambil jalur masuk ke Tapos.

Sesampainya di Amiril’s Hill saya kagum dengan pamandangan yang saya lihat, sepeda nya keren-keren, jauh sekali dengan sepeda yang saya gunakan hehe. Kemudian setelah beberapa saat menunggu, akhirnya para undangan dipersilahkan untuk mencoba trek nya. Treknya tanah basah, mungkin karena musim hujan. Jalurnya licin, sepeda saya yang alakadarnya cukup kesulitan bermain dijalur tanah basah seperti ini, ban nya sering selip mungkin karena sudah gundul dan ukuran ban kecil jadi susah maju hehehe, alhasil saya sempat terjatuh karena ban selip. Wah… sepertinya saya harus ganti sepeda nih hehe.

Setelah semua undangan puas mencoba trek, akhirnya hal yang paling ditunggu-tunggu tiba juga, taraaaaa… yaitu makan gratis bareng-bareng hehe #YangPentingKonsumsi 😀

amiril's hill bike and adventure tapos bogor, puncak bogor

Setelah acara makan-makan selesai, selanjutnya adalah pembagian dorprize, lumayan saya kebagian dapet dorprize hehe, dapet baju dari Rodalink gratis. Akhirnya dapet yang gratisan lagi. Nyoba trek XC gratis, makan sepuasnya gratis, dapet baju sepeda gratis, benar-benar gowes yang penuh berkah #ThxOmYangPunyaKawasan hehehe

Sayang untuk poto di trek XC nya lupa saya dokumentasikan 🙁

UPDATE!!! Berikut adalah sekilas poto di trek Amiril’s Hill Bike Park Tapos, poto ini saya dapatkan dari group WA. Thx team 😀

 amiril's hill bike park, jalur amiril hill, trek xc amiril's hill bike park, jalur amiril hill, trek xc amiril's hill bike park, jalur amiril hill, trek xc amiril's hill bike park, jalur amiril hill, trek xcamiril's hill bike park, jalur amiril hill, trek xc

Selesainya acara di Amiril’s Hill Bike, saya dan salah satu sobat goweser melanjutkan perjalan dari Tapos ke Puncak Bogor. Kebetulan saya dan sobat goweser belum pernah full gowes ke Puncak Bogor, adapun tujuan utama kami adalah sampai ke Mesjid Atta ‘Awun. Kami gowes ke Puncak sekitar pukul 12 siang, jam yang sangat terik dan membakar kulit hehehe.

Selama perjalanan ke Puncak kami selingi dengan istirahat dan tidak lupa menunaikan ibadah shalat. Kami tiba di Puncak tepatnya mesjid Atta ‘Awun sekitar pukul 3 sore dan kemudian kami lanjutkan dengan istirahat sambil shalat Ashar di mesjid Atta ‘Awun tersebut.

Setibanya disana hujan turun, dingin nya mantap meresap ke tulang.

Setelah puas istirahat di Atta ‘Awun kami lanjutkan gowes ke Posko MTB Indonesia Warung mang Ade Puncak. Sambil basah kuyup di Puncak gowes menuju posko MTB dinginnya ternyata bukan main, hujan-hujanan di puncak gitu lho hahaha. Lalu setibanya di warung mang ade, kami istirahat sambil menikamat nasi goreng dan teh hangat, yah mendingan lah jadi sedikit hangat hehe

Sekitar pukul 5 sore akhirnya kami turun dari Puncak menuju ke rumah masing-masing, cuacanya benar-benar dingin apalagi baru selesai turun hujan.

Pelajaran yang bisa saya ambil dari gowes ke Puncak ini, entah kenapa jika dilihat dari jauh jalur puncak itu menanjak sekaligus mengular, tapi entah kenapa setelah di gowes tidak seperti yang terlihat, malah saya sempat bertanya-tanya “Tanjakan yang tadi saya lihat dibawah mana ya?” , entah kenapa bisa seperti itu hehehe. Jadi jika nemu tanjakan saran saya nikmati saja. O ya, jalur puncak ini menurut saya cukup berbahaya karena banyak kendaraan bermotor yang ngebut-ngebut, jadi harap berhati-hati.

Sekian artikel kali ini, bagi sobat atau kawan-kawan yang secara tidak langsung saya posting wajahnya disalah satu poto pada artikel ini, saya ucapkan mohon maaf karena tidak enak kalau potonya saya edit, biar lebih terlihat alami. Harap maklum. 😀